20 Feb 2011

Siklus Eragon

buku karangan Christopher Paolini awalnya adalah novel trilogi Warisan.
Namun karena cerita pada novel ketiga terlalu panjang dan belum selesai,maka
trilogi Warisan berubah menjadi siklus Eragon.

Buku pertama berjudul Eragon,menceritakan tentang pertama kali
Eragon,seorang anak petani menemukan telur naga.
Sehingga menjadikannya
seorang penunggang naga yang legendaris.membawanya ke dunia yang tidak
pernah disangkanya.mengharuskan dia berhadapan dengan makhluk-makhluk
seperti elf,kurcaci,,shade,hingga monster urgal.
buku kedua,Eldest mengisahkan Eragon berguru pada kaum elf di hutan belantara
Du Weldenvarden.Eragon berguru pada seorang elf,penunggang yang selama
ini bersembunyi dari raja jahat Galbatorix.
eragon mulai menyadari bahwa dirinya tertarik pada arya,seorang wanita
dari kaum elf.namun arya menolaknya.setelah menyelesaikan latihan,eragon kembali
ke kaum Varden dan bertempur di Dataran Membara melawan pasukan Galbatorix.dalam pertempuran ini muncul
seekor naga merah yang ternyata penunggangnya ada saudara eragon,Murtagh.
eragon kalah saat berhadapan murtagh,namun murtagh mengampuninya karena ikatan
persaudaraan meraka.Namun pasukan Varden berhasil mengalahkan pasukan
Galbatorix.
Buku ketiga,Brisingr.eragon dan sepupunya Roran membunuh ra'zac dan menyelamatkan katrina,kekasih roran.
Eragon mendapat pedang baru yang diberi nama Brisingr,setelah pedang sebelumnya diambil oleh Murtagh.
Eragon kembali berhadapn dengan murtagh,namun kali ini eragon dibantu oleh 12 elf,sehingga eragon mampu
menghadapi murtagh.
Terjadi berbagai pertempuran hingga Oromis,elf penunggang yang merupakan guru
eragon terbunuh.
Buku keempat adalah buku yang ditunggu-tunggu.apakah eragon mampu meluluhkan
hati Arya? siapakah penunggang dari telur yang tersisa? apakah Galbatorix berhasil dikalakan?
pastinya buku keempat akan lebih seru... kita tunggu buku selanjutnya terbit...:-)
hmm,....kapan ya buku keempat terbit..?????

25 Jan 2011

Pelajaran sang Raja

Ini tulisan pertama saya.pada tulisan ini,saya ingin mengisahkan sebuah cerita yang pernah saya baca dari buku karangan Andrie Wongso.begini ceritanya........
Dahulu kala,ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang sangat bijaksana dan menjadi tauladan bagi rakyatnya.Suatu hari dia ingin menguji kepedulian rakyatnya.Dia meletakkan batu
di tengah jalan,sehingga batu itu sangat tidak enak dilihat bahkan mengganggu orang yang melintas.Di bawah batu itu diletakkan beberapa keping emas.Setelah beberapa saat berselang,lewat seseorang membawa gerobak.Saat gerobaknya tersangkut di batu,dia pun memaki-maki.

"batu sialan,siapa yang meletakkannya di tengah jalan..?? kenapa tidak ada yang menyingkirkan..??"

Sambil berlalu menghindari batu tersebut.

kemudian lewat seorang prajurit yang berjalan dengan gagah karena baru memenangkan pertempuran.karena kurang hati-hati,dia tersandung batu.dia pun mengumpat tanpa menyingkirkannya.

setelah itu lewat seorang pengemis.melihat batu itu dia pun berkata;

"hari sudah mulai gelap,jika batu itu tidak disingkirkan,bisa mencelakakan orang lain."

saat menyingkirkan batu itu,dia begitu terkejut melihat ada kepingan emas di dasar batu.kemudian sang raja mengumumkan kejadian tersebut.

pengemis tersebut mengajarkan kepedulian.dan begitulah sang raja mengajari rakyatnya.dalam setiap perjalanan kita akan selalu menemui batu penghalang.namun jangan cepat menyerah dan menyalahkan,karena dibalik batu penghalang selalu ada hal yang indah....

24 Jan 2011

stasiun balapan

Ning stasiun Balapan,
Kuta Solo sing dadi kenangan,
Kowe karo aku, Naliko ngeter’ke lungamu.

Ning stasiun Balapan,
Rasane koyo wong kelangan,

Ning stasiun Balapan,
Kuta Solo sing dadi kenangan,
Kowe karo aku, Naliko ngeter’ke lungamu.

Ning stasiun Balapan,
Rasane koyo wong kelangan,
Kuwe ninggal aku, Ra kroso nitis eluh ning pipiku.

Daah … dadah sayang …, Daah … selamat jalan …

Janji lungo mung sedelo,
Jare sewulan ra ana,
Pamitmu naliko semono, Ning stasiun Balapan Solo

Jare lungo mung sedelo, Malah tanpa kirim warto,
Lali apa pancen ngelali, Yen eling mbok enggal bali.

sewu kuto

Sewu ati tak takoni
Nanging kabeh
Podo rangerteni
Lungamu neng endi
Pirang tahun aku nggoleki
Seprene durung biso nemoni

Sewo kuto uwis tak liwati
Sewu ati tak takoni
Nanging kabeh
Podo rangerteni
Lungamu neng endi
Pirang tahun aku nggoleki
Seprene durung biso nemoni

Wis tak coba
Nglaliake jenengmu
Soko atiku
Sak tenane aku ora ngapusi
Isih tresno sliramu

Umpamane kowe uwis mulyo
Lilo aku lilo
Yo mung siji dadi panyuwunku
Aku pengin ketemu
Senajan sak kedeping moto
Kanggo tombo kangen jroning dodo

Wis tak coba
Nglaliake jenengmu
Soko atiku
Sak tenane aku ora ngapusi
Isih tresno sliramu

Umpamane kowe uwis mulyo
Lilo aku lilo
Yo mung siji dadi panyuwunku
Aku pengin ketemu
Senajan wektumu mung sedhela
Tak nggo tombo kangen jroning dodo

Senajan sak kedeping moto
Tak nggo tombo kangen jroning dodo